Seorang cewek keluar
dari kolam renang. Tiba2, beberapa pengunjung bersuit-suit ria, Ssuiiit Ssuiit…
Cewek tsbt heran, dan terkejut setengah mati ktk dia melihat ke bawah…. Ternyata…. celana bikininya putus dan merosot.
Dgn tergesa-gesa, cewek itu asal ambil sebuah papan buat nutupin sebagian tubuhnya...Eeeh,… pengunjung makin berteriak- teriak. suit suit,
Ketika cewek itu liat ke bawah, ternyata ada tulisan di papan: “PINTU MASUK KHUSUS PRIA”
Dgn cepat cewek itu membuang papan tadi dan mengambil papan yg lain. :&
Tetapi pengunjung tetap ketawa2.
wakakka, suit suit Setelah diliat lagi sama si cewek, di papan tertulis :
DEWASA Rp 50.000, ROMBONGAN. Rp 30.000. Si cewek makin panik dan sgr melemparkannya dan mencomot papan lain. Walahh… pengunjung ramenya
makin menjadi-jadi, wakakakkakaka
Ternyata, di papan tertulis: “DAERAH BERBAHAYA KEDALAMAN 2 METER ANAK ANAK DI LARANG MASUK”
# Gubrak, haha
Cewek tsbt heran, dan terkejut setengah mati ktk dia melihat ke bawah…. Ternyata…. celana bikininya putus dan merosot.
Dgn tergesa-gesa, cewek itu asal ambil sebuah papan buat nutupin sebagian tubuhnya...Eeeh,… pengunjung makin berteriak- teriak. suit suit,
Ketika cewek itu liat ke bawah, ternyata ada tulisan di papan: “PINTU MASUK KHUSUS PRIA”
Dgn cepat cewek itu membuang papan tadi dan mengambil papan yg lain. :&
Tetapi pengunjung tetap ketawa2.
wakakka, suit suit Setelah diliat lagi sama si cewek, di papan tertulis :
DEWASA Rp 50.000, ROMBONGAN. Rp 30.000. Si cewek makin panik dan sgr melemparkannya dan mencomot papan lain. Walahh… pengunjung ramenya
makin menjadi-jadi, wakakakkakaka
Ternyata, di papan tertulis: “DAERAH BERBAHAYA KEDALAMAN 2 METER ANAK ANAK DI LARANG MASUK”
# Gubrak, haha
Pak Lurah punya hobi
memelihara burung bermacam2 jenisnya.
Pada suatu pagi, burungnya hilang semua. Merasa ulah si maling udah keterlaluan, si Pak Lurah berencana utk membawa masalah ini di pertemuan
warga.
Sekitar 200 warga hadir.
Setelah berbicara panjang lebar soal moral, Si Pak Lurah bertanya
: “Siapa yg punya burung??”
Seluruh laki2 yang hadir segera berdiri.
Menyadari kesalahannya dalam cara bertanya.
Pak Lurah buru2 berkata: “Bukan itu maksud saya?
Maksud saya adalah, siapa yg pernah lihat burung??”
Seluruh warga wanita berdiri.
“Wah, gawat”, pikir si Pak Lurah.
Dengan muka merah dia berkata: “Maksud saya siapa yang pernah lihat burung bukan miliknya?”
Separuh wanita berdiri.
Muka Pak Lurah makin merah, dan juga makin gugup, segera berkata lagi: “Maaf sekali lagi, bukan ke arah situ pertanyaan saya, maksud saya adalah, siapa yang pernah lihat burung saya??”
Segera 5 wanita berdiri.
Pak Lurah langsung lari pontang panting.
dan Ibu Lurah mengejarnya membawa sapu.... wkwkwk
Pada suatu pagi, burungnya hilang semua. Merasa ulah si maling udah keterlaluan, si Pak Lurah berencana utk membawa masalah ini di pertemuan
warga.
Sekitar 200 warga hadir.
Setelah berbicara panjang lebar soal moral, Si Pak Lurah bertanya
: “Siapa yg punya burung??”
Seluruh laki2 yang hadir segera berdiri.
Menyadari kesalahannya dalam cara bertanya.
Pak Lurah buru2 berkata: “Bukan itu maksud saya?
Maksud saya adalah, siapa yg pernah lihat burung??”
Seluruh warga wanita berdiri.
“Wah, gawat”, pikir si Pak Lurah.
Dengan muka merah dia berkata: “Maksud saya siapa yang pernah lihat burung bukan miliknya?”
Separuh wanita berdiri.
Muka Pak Lurah makin merah, dan juga makin gugup, segera berkata lagi: “Maaf sekali lagi, bukan ke arah situ pertanyaan saya, maksud saya adalah, siapa yang pernah lihat burung saya??”
Segera 5 wanita berdiri.
Pak Lurah langsung lari pontang panting.
dan Ibu Lurah mengejarnya membawa sapu.... wkwkwk